“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Catching Fire
hal. 100 "Peeta, kenapa aku tidak pernah tahu kapan kau bermimpi buruk?" tanyaku. "Aku tidak tahu. Kurasa aku tidak menjerit atau meronta-ronta atau semacam itulah. Aku hanya lumpuh dalam ketakutan," katanya. "Kau seharuusnya membangunkanku," kataku, dalam hati aku berpikir bagaimana aku bisa menyela tidurnya dua ata tiga kali dalam malam yang buruk. Sama seperti waktu yang diperlukannya untuk menenangkanku. "Tidak perlu. Mimpi-mimpi burukku biasanya tentang kehilangan dirimu," kata Peeta. "Aku baik-baik saja setelah sadar kau ada disini. “It's not necessary. M y nightmares are usually about losing you, ” he says. “ I'm okay once I realize you're here. ” Peeta Mellark
Comments
Post a Comment